Tampilkan postingan dengan label Sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sex. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Mei 2011

The Best Iconic Prom Dresses of All Time

Iconic Prom Dresses From "Pretty in Pink" to "Gossip Girl," InStyle inspires you for your night out with the best on-screen prom moments ever. Looking for some style inspiration for your big night? From Harry Potter to Gossip Girl, we’ve rounded up the most memorable on-screen prom moments. Who could forget Molly Ringwald‘s thrift store find in Pretty in Pink, or the dramatic black-and-white look

Rabu, 09 Desember 2009

Ciri-ciri cowok penjahat kelamin.....!!!!!


Ciri-ciri cowok penjahat kelamin:

Coba cek pacar, suami, teman atau mungkin anda sendiri, apakah mempunyai ciri-ciri seperti ini?

1. Selalu berpenampilan trendy dan wangi.

2. Pandai membuat kata-kata pujian kepada setiap wanita yang ditemuinya, dengan tujuan agar wanita tersebut terbuai dan tersanjung dengan kata2nya

3. Selalu menyebut kata-kata “sayang, honey atau say”, bila berbicara dengan setiap wanita

4. Selalu bersemboyan “ladies first” terhadap setiap wanita, seperti membukakan pintu mobil, menarik kursi dan mempersilahkan duduk wanita tersebut saat dinner, dll.

5. Apabila melihat wanita itu adalah targetnya, maka setelah memandang wajahnya, dia akan melihat payudara dan pinggul wanita tersebut sambil membayangkan wanita tersebut tanpa busana saat berhubungan intim dengannya

6. Selalu menyimpan kondom di saku atau dompetnya

7. Hafal mati nama-nama hotel dan motel short time (6 jam-an) beserta tarif2nya di wilayahnya, seperti Pondok Wisata, Pondok Nirwana, Pondok Sentosa, FM3, dll.

8. Mempunyai hand phone lebih dari satu buah dan menjadikan salah satu hand phonenya dengan sim-card prabayar tersebut untuk keperluan kenakalannya yang sewaktu-waktu dapat dibuang, apabila sudah meninggalkan pasangannya.

9. Dapat melepas pengait BH wanita dan underwear wanita dengan satu tangan dalam hitungan beberapa detik.

10. Selalu menyediakan tissue kering dan tissue basah di dalam mobilnya

11. Seringkali berganti-ganti nama saat berkenalan dengan wanita-wanita.

12. Selalu tahu cara dan bagaimana agar setiap pada saat berhubungan intim tidak menyebabkan kehamilan

13. Mengetahui dan menguasai “the Art of Kamasutra” dan dapat menerapkannya pada saat melakukan variasi fore play dan berhubungan intim dengan setiap wanita.

14. Mengetahui dengan pasti titik-titik G-Spot wanita dan titik-titik sensitif dari bagian tubuh wanita yang dapat merangsang wanita, sehingga pandai memberikan kepuasan dan orgasme yang tinggi kepada setiap wanita.

15. Mengetahui fase-fase siklus response seksual dari setiap wanita sehingga pandai mengatur lamanya waktu saat melakukan fore play dan hubungan intim

16. Selalu menginginkan setiap wanita melalukan oral sex terhadap dirinya.

17. Mengetahui cara dan tempat untuk menggugurkan kandungan baik dengan cara tradisional ataupun cara modern.

18. Mengetahui makanan yang dapat membangkitkan gairah sex

19. Tidak memandang wanita dari segi usia, status perkawinan, ekonomi dan sosialnya, yang penting wanita tersebut bisa memuaskan dirinya.

20. Pandai membuat obrolan dari obrolan biasa dapat meningkat menjadi obrolan yang mesra dan dapat menggairahkan libido wanita

21. Mengetahui obat-obat dan vitamin penambah tenaga agar dapat melakukan hubungan intim menjadi lama dan bergairah.

22. Pandai menguasai teknik2 berciuman terhadap setiap wanita, seperti French Kiss, dll.

23. Selalu merangkul wanita dengan berbagai alasan, walaupun wanita tersebut baru dikenalnya.

24. Selalu percaya diri bila berhadapan dengan setiap wanita

25. Berusaha menambah nilai credit point, sudah berapa banyak wanita yang telah “diperawani” olehnya. Semakin banyak daftarnya, maka semakin banggalah ia menjadi seorang penjahat kelamin.

26. Selalu dengan mudah meninggalkan wanita yang sudah ia “perawanin” dan ia tiduri dengan berbagai alasan agar tidak dituntut lebih jauh untuk bertanggung jawab. Prinsipnya “HIT and RUN”

27. Cowok penjahat kelamin selalu berusaha dengan cara dan alasan apapun melakukan hubungan seks dengan wanita dengan biaya seminimal mungkin. Karena semakin rendah biaya yang dikeluarkan, maka dia akan menganggap bahwa berhubungan intim dengan wanita tersebut sangat mudah dan tidak perlu mengeluarkan biayanya yang banyak. Dengan prinsip, “keluar uang sedikit2nya dan nikmat setinggi2nya”

28. Pandai melakukan fantasi seksual dengan cara apapun.

29. Jarang melakukan masturbasi, karena dia beranggapan dapat memperoleh seks setiap saat dengan mudah terhadap setiap wanita yang ditemuinya.

Selasa, 03 November 2009

13 Eksperimen Seks


Seks memang merupakan aktivitas paling menyenangkan, namun bila dilakukan dengan “begitu-begitu” saja, lama-kelamaan akan menjadi aktivitas paling membosankan. Ubahlah kebiasaan ini agar seks tidak sekadar menjadi rutinitas. Eksperimen seksual adalah kunci untuk menjaga hubungan jangka panjang yang segar, menyenangkan, dan saling memuaskan. Menyampaikan apa yang menjadi harapan dan kebutuhan Anda akan membuat hubungan Anda dan pasangan semakin dekat.

“Saling bereksperimen membutuhkan kesediaan untuk menerima (keinginan pasangan), yang akan meningkatkan keintiman,” ujar Mort Fertel, konsultan pernikahan di Baltimore dan pencipta Marriage Fitness Program.Bila Anda ingin mendobrak rutinitas tersebut, 13 tipe hubungan seksual ini bisa Anda coba.

Holiday Sex
Libur sehari, atau libur long weekend, menjadi momen yang pas untuk melaksanakan “kewajiban” Anda. Apalagi jika pada hari-hari sebelumnya Anda rajin menolak ajakan bercinta dari suami dengan alasan kelelahan. Jangan membuat janji apa pun pada hari libur ini, termasuk ke mal bersama suami. Manfaatkan waktu kosong tersebut untuk bersantai di rumah, pesan makanan yang enak, nonton film di kamar, lalu akhiri dengan bercinta.

Make-Up Sex
Banyak pasangan yang mendadak ingin bercinta usai bertengkar dan berbaikan. Mengapa demikian? Sebab bertengkar melepaskan hormon dopamin, dan meningkatkan adrenalin, sehingga membuat Anda dan pasangan lebih bergairah. Maka, Anda tak perlu resah jika sedang berantem dengan si dia. Hubungan seks yang dilakukan usai perbedaan pendapat ini akan menjadi cara yang menyenangkan untuk baikan. “Ketika Anda dan pasangan saling kesal, Anda harus bisa melupakannya. Seks mengubah momentum sesuai argumentasi tersebut,” jelas Fertel.

Vacation Sex
Liburan bisa menjadi kesempatan baik bagi Anda untuk rileks dan menghidupkan kembali hubungan Anda dengan si dia. “Salah satu keuntungan dari liburan adalah Anda bisa memperbaharui keintiman seksual Anda,” kata Fertel. Jika Anda biasanya merencanakan semua detail perjalanan, pastikan Anda juga menjadualkan acara bercinta. Contohnya, tetaplah berdiam di dalam kamar sampai waktunya makan siang, atau kembalilah ke kamar usai makan malam untuk menghabiskan waktu untuk bersantai.

Animalistic Sex
Rasa ketergesa-gesaan juga dapat dilihat dengan cara yang positif. Si dia menjadi agresif, dan hal ini menyenangkan, karena Anda tidak tahu apa yang akan diperbuatnya. Misalnya, si dia tak lagi mempedulikan apakah Anda telah melepas pakaian atau tidak, atau apakah ruangan di sekitar rapi atau berantakan, gelap atau terang. Yang dia inginkan semua berjalan dengan alami.

Comfort Sex
Kadang-kadang, Anda juga membutuhkan sesuatu yang simpel, nyaman, dan memuaskan. Seks semacam ini dapat menjadi momen untuk mencurahkan rasa sayang satu sama lain, atau Anda mendukung si dia setelah mengalami hari yang berat di kantornya. Anda bisa menerapkan posisi yang menjadi favorit Anda berdua sehingga bisa saling memuaskan.

Hope-We-Don’t-Get-Caught Sex
Pernah mengalami ketika Anda terjebak dalam acara dimana tamu-tamunya tak ada yang Anda kenal, atau pertemuan keluarga yang membosankan? Anda bisa mengusir kebosanan dengan menyelinap ke kamar hotel, kamar ganti, atau ruang pribadi apa pun. Temui si dia di sana. Kemungkinan untuk dipergoki orang lain membuat suasana menjadi mendebarkan, namun menambah kegairahan pada Anda.

Fulfill-Your-Fantasy Sex
Setiap orang pasti memiliki fantasi seksual. Sekali-sekali, Anda perlu menyampaikan fantasi seksual Anda pada suami, dan lihat bagaimana reaksinya. Bila ia excited, coba tanyakan apa fantasi seksualnya. Lalu, ajaklah ia untuk mempraktekkannya. “Sebaiknya kita memang mencoba melakukan fantasi kita, sejauh itu masih bisa dilakukan,” ujar Fertel.

Quickie Sex
Karena harus dilakukan dengan cepat, Anda harus mengabaikan acara foreplay-nya. Karena itu, pastikan Anda juga menginginkannya. Jika Anda enggan, namun bersedia melakukan hanya untuk menyenangkan suami, hm…. Anda membuat kesalahan. Begitu Anda setuju, Anda bisa melakukannya kapan saja. Dari sekadar menerima ajakan si dia bercinta sesaat sebelum ke kantor, mencuri waktu di fitting room saat Anda sedang mencoba pakaian, atau menyelinap keluar di sela-sela coffee break saat seminar.

Romantic, Sensual Sex
Menyisihkan waktu (bukan menyisakan waktu) untuk dapat menikmati seks tanpa terburu-buru, bisa menjadi kesempatan “mewah”. Lakukan seolah Anda baru pertama melakukannya dengan suami: semua dipersiapkan dengan matang, perlahan-lahan, dengan suasana yang ditata romantis, musik yang lembut, dengan aromaterapi yang menenangkan. Dengan demikian Anda akan menikmati setiap momen kebersamaan yang membuat hubungan intim makin terasa.

All-Over-the-House Sex
Daerah “jajahan” Anda baru tempat tidur dan ruang tamu saja? Cobalah melakukannya di ruangan-ruangan lain di rumah Anda. Inti dari seks semacam ini sebenarnya lebih pada spontanitas dalam hubungan. “Spontanitas itu indah, menyenangkan, dan mendebarkan,” kata Fertel. Seringkali, menurutnya, orang terjebak dalam rutinitas dimana mereka melakukan hubungan intim pada waktu yang sama, tempat yang sama, bahkan posisi yang sama. Hal ini akan menyebabkan aktivitas seks menjadi membosankan.

Outdoor Sex
Minta anak-anak bermain di tempat lain, atau tunggu hingga mereka terlelap. Setelah itu, tiba giliran Anda untuk “bermain-main” di halaman, di garasi, atau di kamar atas yang menghadap ke balkon. Biarkan pintu terbuka. Tentu, Anda tidak mungkin melakukan intercourse saat di teras rumah, di pinggir pantai, atau di tempat-tempat dimana akan ada banyak orang. Cukup dengan saling membelai bagian-bagian sensitif Anda dan si dia.

Position of the Week Sex
Mencoba posisi baru memberikan kesempatan bagi Anda untuk mengenali apa yang nyaman dan menyenangkan bagi Anda dan pasangan. Siapa tahu Anda yang belum pernah mencapai orgasme dapat menemukan posisi yang memungkinkan Anda untuk mendapatkannya? Hal ini akan membuat Anda bahagia dan lega karena ternyata ada cara untuk mendapatkan kesenangan tersebut, dan apa yang tidak berhasil untuk Anda. Lakukan sebagai selingan untuk membuat hubungan intim tetap fresh, dan mencegahnya menjadi rutin.

Marathon Sex
Hujan turun tak begitu deras, namun merata di segala tempat. Biasanya hujan semacam ini akan berlangsung lama. Tak ada kegiatan lain yang enak dilakukan kecuali mendekam seharian di kamar dan meringkuk dalam pelukannya. Bercintalah dengan santai seolah waktu tak akan pernah berlalu. Hitung berapa kali Anda mencapai puncak. Ketika energi seksual Anda telah dicurahkan sepenuhnya, Anda berdua akan merasa begitu lelah namun puas.

Selasa, 15 September 2009

Ketika Anak Bertanya tentang Seks


Perkembangan teknologi informasi membuat anak-anak kita sangat mudah mendapatkan informasi mengenai apa pun, tidak terkecuali seks. Tidak jarang, informasi yang mereka dapatkan secara bebas tersebut memicu rasa penasaran. Bagaimanakah orangtua harusnya bersikap?

Berdiskusi seks dengan anak memang terasa sangat aneh, tetapi lebih baik bagi anak-anak jika sumber informasi mengenai hal tersebut didapat dari orangtuanya. Dengan begitu, anak-anak dapat mengerti apa itu hubungan seksual, dan bagaimana membuat dirinya bersikap atas hal itu dengan porsi yang wajar.

Banyak penelitian menyimpulkan, cara bercerita mengenai seks kepada anak-anak adalah dengan bentuk diskusi yang terbuka dan jujur. Hal ini artinya, orangtua sudah harus menciptakan rasa aman bagi anak-anak untuk bercerita akan apa pun juga, sejak mereka masih kanak-kanak. Dengan begitu, pada saat Anda mengawali diskusi, anak-anak tidak merasa tengah diinterograsi oleh orangtuanya. Berikut panduan yang dikumpulkan Prevention dari beberapa penelitian yang ada:

1. Waktu yang tepat untuk mulai berdiskusi mengenai seks pada anak-anak adalah saat mereka memasuki usia sekolah dasar. Usia ini adalah usia yang cukup bagi anak-anak mengerti pesan yang kita sampaikan. Setiap kali anak bertanya, seaneh apa pun pertanyaannya, cobalah untuk bereaksi sewajar mungkin. Dengan demikian, anak tidak akan merasa takut untuk menemukan jawaban dari orangtuanya.

2. Jika Anda merasa tidak nyaman untuk memulai diskusi, jadikan film atau lagu dewasa yang tengah menarik perhatiannya sebagai perantara. Kenalkan apakah itu perasaan jatuh cinta, berteman yang sehat dengan lawan jenis, dan yang terpenting bagaimana membuat keputusan untuk diri sendiri.

3. Jadikan perpustakaan dan tokoh agama sebagai sumber informasi tambahan anak. Ini akan membantu anak mendapat gambaran, bagaimana seharusnya hubungan lawan jenis, hubungan keluarga, dan pertemanan dibentuk. Dengan demikian, anak dapat mengerti bahwa setiap hubungan yang terjalin memiliki rasa tanggung jawab untuk menghargai sesama.

4. Batasi interaksi anak pada situs yang memberikan informasi berlebihan mengenai seks. Ini artinya, orangtua tetap harus memantau bahwa setiap informasi yang diterima anak sesuai dengan kebutuhannya.

Rabu, 12 Agustus 2009

Jika Mencintai Seseorang........


Orang banyak yang mengatakan cinta adalah khayalan, cinta tidak bisa kita lihat, cinta hanya bisa kita rasakan.Cinta bukanlah suatu kutukan, tapi cinta adalah suatu kebanggaan. Cinta membuat kita punya perasaan, punya perhatian dan punya perubahan.Hargailah Orang yang kita cintai, karena kita akan dihargai sebagai orang yang dicintai.Dengan cinta kita tidak perlu takut untuk berkorban baginya (orang yang kita cintai), walau nanti terasa berat, namun lakukanlah demi cinta.Kita tidak boleh membiarkannya merasa sendiri, menanggung lukanya seorang diri, tanpa punya teman berbagi.Kita jangan pernah ragu untuk menegurnya, menariknya dari tepi jurang dalam, menjauhkannya dari kata penyesalan.Dan kita jangan pernah hilangkan percaya, tak perlu menyiksa diri dalam curiga, membawa diri dalam sakit hati.Tanyakan pada diri kita, "kenapa harus kamu yang aku cintai....."Tanyakan kepada dirinya, "kenapa harus aku yang kamu cintai...."Inilah cinta...Bukanlah suatu kebahagiaan yang tanpa pengorbanan.Namun akan ada hasil yang didapatkan dari pengorbanan itu.Ingat satu hal CINTA bukanlah singkatan "CERITA INDAH NAMUN TIADA ARTI" tapi cinta adalah perasaan untuk saling menyukai dan menyayangi.

Selasa, 11 Agustus 2009

Pentingnya Chemistry dalam Hubungan....


Seorang rekan di kantor membatalkan rencana pernikahannya dengan pria yang beberapa tahun ini menjadi kekasihnya. Padahal, tidak ada masalah besar yang menjadi penghalang atau perusak hubungan mereka. Mulanya masing-masing hanya merasa masih ingin bersenang-senang, ingin bebas melakukan apa saja yang diinginkan. Setelah berdialog lebih lama, muncul fakta berikutnya: masing-masing ternyata belum terlalu sreg dengan pasangannya. Istilahnya, "enggak demen-demen amat". Tampaknya, meskipun tidak mereka sadari, di antara mereka tidak ada chemistry. Akibatnya, muncul keraguan: bisa nggak sih mereka hidup bersama sampai tua nanti?

Sang rekan tampaknya lega dengan keputusannya. Daripada hubungannya dengan sang kekasih garing sampai tua, lebih baik mereka mundur dan memberi waktu pada diri masing-masing untuk mengetahui apa yang diinginkan dalam sebuah hubungan. Apalah artinya kalau menjalin hubungan hanya supaya memiliki pasangan, namun tidak ada ikatan emosional dalam diri masing-masing?

Menurut Toni Coleman, pendiri Consum-mate Relationship Coaching, ada keyakinan bahwa cinta sejati tak mungkin hadir tanpa chemistry. Karena itu orang-orang yang sedang melakukan pendekatan biasanya akan memutuskan, jika mereka mengalami perasaan yang intens terhadap seseorang, maka mereka sudah memiliki dasar untuk membangun hubungan yang ideal dan awet. Namun menurut Coleman, definisi chemistry tidak terbatas pada respons fisik seseorang kepada orang lain. Untuk mengetahui apakah Anda memiliki koneksi yang tepat dengan calon atau pasangan Anda saat ini, penting untuk memiliki pengetahuan mendasar mengenai apa yang disebut sebagai chemistry.

Anda mungkin merasa begitu mencintai pasangan karena ia tampan atau dapat menjadi partner seksual yang hebat. Namun di saat lain Anda mengeluhkan mengapa ia enggan mendengarkan kejadian penting apa yang Anda alami di kantor, atau ia membiarkan Anda kelelahan mengurusi rumah setiap hari. Ketertarikan secara fisik tak bisa disamakan dengan chemistry yang sesungguhnya. Hubungan seperti ini tidak memiliki elemen yang dibutuhkan untuk dapat membangun kebersamaan yang bahagia dan saling memuaskan.

Kahlil Gibran menggambarkannya sebagai "kedekatan spiritual". Hal ini terjadi ketika Anda bertemu seseorang dan dengan cepat terjalin suatu hubungan yang lebih dalam, dan hanya dapat dirasakan dalam hati dan jiwa. Apakah yang tidak ditemukan contoh kasus di atas? Yaitu persahabatan, respek, humor, perasaan hangat, dan kesenangan yang dirasakan dengan kehadiran pasangan.

Ketertarikan fisik biasanya kita alami ketika pertama kali bertemu seseorang. Setelah lama mengenalnya, kita bisa saja makin menyukainya, atau bisa juga malah ilfil. Dalam ketertarikan fisik terjadi reaksi kimia yang disebut phenyl ethylamine (PEA). Substansi ini pada dasarnya sudah terdapat di dalam otak, dan disebut sebagai natural amphetamine. Substansi ini menstimulasi kita dan meningkatkan energi fisik dan emosional. Ketertarikan itu sendiri menyebabkan kita memproduksi lebih banyak PEA, yang hasilnya adalah perasaan campur-aduk saat jatuh cinta. Substansi lain yang dilepaskan oleh PEA adalah dopamine, yang meningkatkan hasrat kedekatan secara fisik, dan terkoneksi secara intim.

Ketika zat-zat kimiawi ini dilepaskan dalam jumlah besar, mereka mengirim sinyal dari otak ke organ tubuh yang lain. Jika Anda bingung mengapa Anda tertarik dengan orang yang, misalnya, bukan tipe Anda, hal ini mungkin karena kadar respons fisik Anda terhadap substansi ini tinggi. Akhirnya, kemampuan Anda untuk membuat "penilaian" terhadap pria tersebut menjadi kacau-balau.

"Kedekatan secara spiritual" berkembang sejalan dengan waktu dan kontak yang dilakukan terus-menerus. Ketika perasaan ini mulai muncul, otak memproduksi endorphin. Substansi ini lebih seperti morphine, dan menghasilkan peningkatan rasa tenang yang mengurangi kegelisahan. Begitu hubungan Anda berlanjut ke tahap ini, hubungan tersebut akan lebih dilandasi kenyamanan, komitmen, dan persahabatan.

Hubungan "soul mate", pada dasarnya membutuhkan beberapa elemen ini. Namun, elemen-elemen tersebut muncul tahap demi tahap. Tidak berarti ketertarikan fisik akan hilang ketika Anda memasuki hubungan yang lebih dalam, namun hal itu akan berubah. Kita tidak lagi mengalami perasaan yang meluap-luap, atau berbunga-bunga, begitu kita menjalani hubungan yang berangkat dari komitmen. Meskipun begitu, dalam hubungan yang sehat pun Anda tetap dapat merasakan momen yang intens tersebut. Misalnya, ketika Anda merasa ada yang kurang dalam diri Anda ketika suami tengah bertugas ke luar kota. Yang Anda rasakan bukan sekadar kangen, tetapi Anda merasa ada sebagian diri Anda yang hilang, atau tidak lengkap. Demikian pula yang dirasakan oleh pasangan terhadap Anda.

Nah, beruntunglah Anda yang memiliki chemistry yang begitu dalam dengan pasangan, karena tidak semua pasangan merasakannya.

Selasa, 04 Agustus 2009

Pria Menghabiskan 1 Tahun untuk Mengamati Wanita


Benarkah isi kepala pria hanya wanita dan seks saja? Hm... tentu saja tidak. Namun boleh dibilang, kedua hal ini termasuk yang paling sering dipikirkan oleh pria. Namun menurut sebuah survei yang digelar oleh Kodak Lens Vision Centres, rata-rata pria akan menghabiskan waktu satu tahun dalam hidupnya untuk mengawasi wanita. Survei ini juga mendapati bahwa kebanyakan orang merasa ge-er waktu diamati, namun 16 persen wanita mengatakan bahwa dipelototi pria membuat mereka tidak nyaman (dan 20 persennya merasa malu saat diperhatikan pria).

Survei yang melibatkan 3.000 orang Inggris tersebut menyebutkan, pria akan menghabiskan 43 menit dalam sehari untuk mengamati 10 wanita. Hal itu sama dengan 259 jam, atau hampir 11 hari, dalam setahun. Jika diakumulasi, pengamatan tersebut akan terjadi selama 11 bulan, 11 hari, dalam usia antara 18-50 tahun.

Jangan dikira wanita tidak pernah memikirkan pria, lho. Frekuensinya pun tak jauh beda dari pria. Rata-rata wanita menghabiskan waktu selama 20 menit dalam satu hari, mengamati 6 pria. Totalnya adalah sekitar 6 bulan, dilakukan oleh wanita usia 18-50 tahun.

"Menghabiskan satu tahun untuk mengamati lawan jenis itu waktu yang lama, lho," begitu komentar singkat Mark Ireland, juru bicara Kodak Lens Vision Centres. Mungkin karena ia sendiri juga mengamatinya.

Minggu, 26 Juli 2009

Mau Anak Putih? ML-nya Setelah Jam 05.00 Subuh!


TEKNIK bertahan dalam persetubuhan menjadi hal yang sangat penting dan mendapat tempat khusus dalam Assikalaibineng. Dan sekali lagi, pihak suami menjadi faktor kunci.

Kitab peretubuhan Bugis Assikalaibineng ini tahu betul bahwa pihak suami senantiasa lebih cepat menyelesaikan hubungan ketimbang perempuan. Menenangkan diri, sabar, konsentrasi, dan memulai dengan kalimat taksim amat disarankan sebelum foreplay.

Manuskrip Assikalaibineng amat mementingkan kualitas hubungan badan ketimbang frequensi atau multiorgasme. Assikalaibineng adalah ilmu menahan nafsu, melatih jiwa untuk tetap konsentrasi dan tak dikalahkan oleh hawa nafsu.

Namun pada intinya, Assikalaibineng bukanlah lelaku atau taswawwuf untuk berhubungan badan, lebih dari itu Assikalaibnineng adalah tahapan awal untuk membuat anak yang cerdas, beriman, memiliki fisik yang sehat. Inti dari ajaran ini adalah bagaimana membuat generasi pelanjut yang sesuai tuntutan agama. (h.151)

Banyak teori seksualitas mengungkapkan bahwa potensi enjakulasi sebagai puncak kenikmatan seksual bagi laki-laki lebih tinggi ketimbang perempuan. Perbandingannya delapan kali untuk suami, dan satu kali bagi istri.

Bahkan, dapat saja seorang istri tidak pernah sekalipun merasakan orgasme seteles sekian kali, bahkan sekian lama hidup berumah tangga. Assikalaibaineng, mengkalim bahwa ini terjadi karena pihak suami sama sekali tak tahu atau bahkan tak mau tahu dengan lelaku seks yang mengedepankan kualitas.

Emonde Boas, seorang dokter asal Amerika bahkan pernah melakukan penelitian, dari 1400 lelaki yang didata mengidap penyakit lemah syahwat, hanya tujuh yang lemah karena sebab-sebab jasmani, yang lainya karena sebab rohani atau psikologis,"

Dia melanjutkan, "kejiwaanlah yang menyebabkan faktor terbesar sekaligus penggerak seseorang melakukan hubungan seks, sedangkan tubuh dan alat reproduksi hanya merupakan alat pemuasan bagi melaksanakan kehidupan kejiwaan seseorang.
Sedangkan teknik mengelola nafas, cara penetrasi, dan menutup hubungan dengan pijitan ke sejumlah titik rangsangan perempuan, dan menemani istri tertidur dalam satu selimut atau sarung merupakan bentuk akhir menjaga kualitas hubungan.

Pengetahuan praktis seperti waktu yang baik dan kurang baik untuk berhubungan badan juga secara rinci diatur dalam kitab ini. "Tidak sepanjang satu malam menjadi masa yang tepat untuk bersetubuh." (hal.166)

Terdapat keterkaitan waktu bersetubuh dengan kualitas anak yang terbuahi, seperti warna kulit anak. Untuk memperoleh anak yang berkulit putih, peretubuhan dilakukan setelah isya. Untuk anak yang berkulit hitam, persetubuhan dilakukan tengah malam (sebelum shalat tahajjud), anak yang warna kulitnya kemerah-memerahan dilakukan antara Isya dan tengah malam.

Sedangkan untuk anak berkulit putih bercahaya, bersetubuhan dilakukan dengan memperkirakan berakhirnya masa terbit fajar di pagi hari. Atau lebih tepatnya dilakukan usai solat subuh, antara pukul 05.15 hingga pukul 06.00 jika itu waktu di Indonesia. Ini sekaligus supaya mempermudah mandi junub.

Secara khusus kitab ini adalah menuntut pihak suami sebagai inisiator dan mengingatkan kepada istri, agar menyesuaikan waktu tidur dengan keinginan melakukan persetubuhan. Sebab ternyata, persoalan waktu amat berdampak secara psikologis maupun biologis, terutama pihak istri.

Sesuaikan waktu tidur

Teks Assikalaibineng secara spesifik menyebutkan adanya kaitan waktu tidur istri dengan ajakan suami bersetubuh. Assikalaibineng A hal.72-73 menyebutkan, "bila suami mengajak istri berhubungan saat menjelang tidur, maka ia merasakan dirinya diperlakukan penuh kasih sayang (ricirinnai) dan dihargai (ripakalebbiri). Akan tetapi jika istri sedang tidur pulas, lantas suami membangunkannya untuk bersetubuh, maka istri akan merasa diperlakukan laiknya budak seks, yang disitilahkan dengan ripatinro jemma'.

Soal bangun membangunkan istri yang tidur pulas, Assikalaibineng juga memberikan cara efektif. Kitab ini sepertinya tahu betul, bahwa jika usai orgasme sang istri biasanya langsung tertidur. Untuk menunjukkan kasih sayang, maka usai berhubungan lelaki bisa mengambil air, lalu mercikkan satu dua tetes ke muka istri.

Setelah istri terbangun, lelaki memberikan pijitan awal di antara kening, mata, menciumim ubun-ubun, memijit bagian panggul lalu bercakap-cakap sejenak. Percakapan ini bagi istri akan selalu diingat.

Selasa, 02 Juni 2009

WaRna FaVoriT MenCerMinkan PeRiLaku Seks KaMu


Coba tengok lemari pakaian Kamu. Betulkah sebagian besar warna busana Kamu berwarna biru? Atau merah? Bagaimana dengan warna favorit pasangan Kamu? Mungkinkah ada hubungan warna favorit seseorang dengan perilaku seksualnya? Menurut para ahli yang mendalaminya sih, bisa-bisa saja. Cobalah bandingkan dengan pengalaman Kamu sendiri, bEnaR apa bEnaR ?

MeRaH

Kamu tipe yang gampang terangsang dan menikmati seks dengan cara yang sulit dibayangkan orang biasa. Sekali gairah seks Kamu menyala, perlu waktu berjam-jam untuk memadamkannya.

Saran: Cari pasangan seks yang sama-sama suka merah.

OraNye

Sebagai pencinta warna oranye, Kamu menyukai fantasi seksual nan erotik. Bagi Kamu, aktivitas seks adalah permainan yang dramatis, dimana Kamu memegang peran utama.

Saran: Foreplay sangat penting bagi Kamu, nyaris sama seperti seks itu sendiri. Carilah pasangan yang sama-sama menyukai proses seks, bukan cuma hasilnya.

KuninG

Kamu bersikap ambivalen terhadap seks. Maka itu, ada saat-saat Kamu tidak terlalu menikmatinya.

Saran: Cari pasangan yang dapat memberi stimulus buat kamu.

HijaU

Kamu ’segar’, innocent, dan nyaris tak tahu apa-apa tentang seks. Kamu juga sopan dan lembut.

Saran: Mudah-mudahan Kamu beruntung memperoleh pasangan yang sama-sama suka warna hijau, supaya Kamu tak dipermainkan.

BiRu

Kamu salah satu dari sedikit orang yang sangat menggairahkan. Penuh perhatian dan sensitif, kuat, dan sangat berhasrat, adalah respons yang biasa Kamu berikan. Permainan cinta Kamu bikin sebagai seni yang tak akan terlupakan.

Saran: Bila Kamu menikah nanti, pasangan Kamu pasti merasa beruntung.

Ungu

Kamu sering berpikir bahwa Kamu terlalu sophisticated untuk permainan seks yang liar.

Saran: Pikirkan kepuasan seks ketimbang penampilan. Bukan cuma untuk Kamu, tapi juga untuk pasangan Kamu.

PiNk

Kamu belum matang bila berhubungan dengan seks. Kamu hanya menyukai bagian-bagiann yang menyenangkan dan flirting-nya saja. Bila menjadi serius, Kamu lebih suka ngabur.

Saran: Belajarlah menjadi dewasa.

Cokelat

Kamu hangat, dalam, dan amat sensitif. Kebutuhan dan hasrat pasangan sangat penting bagi Kamu. Sebagai pencinta warna cokelat, kata “Aku Cinta Padamu” jarang terucap dari mulut Kamu, sebab Kamu lebih suka mewujudkannya dalam bentuk perapian yang berkobar-kobar, seperti gairah cinta Kamu sebenarnya.

Saran: Kamu begitu suka berada dalam keadaan jatuh cinta, sampai-sampai lupa bahwa ‘panasnya’ cinta bisa saja berakhir.

Putih

Kamu tergolong puritan, bahkan mungkin menganggap seks itu kotor. Bila melakukannya pun, Kamu memastikan seks yang sangat bersih dan klinis, dan mandi sebelum dan sesudahnya.

Saran: Sedikit spontan dan ‘kotor’ mungkin akan lebih menggairahkan hidup Kamu.

Abu-abu

Wah, pilihan warna yang mengejutkan. Kamu sulit memutuskan apakah Kamu menyukai seks atau tidak. Kamu bahkan sering kehilangan kegembiraan dan kegairahan dalam seks.

Saran: Jangan terlalu praktis, nikmatilah seks.

Hitam

Aduuh, betulkah Kamu suka yang tidak biasa dalam melakukan hubungan seks?

Saran: Tak ada jalan lain, pilih pasangan yang suka hitam juga.

Cara Dia Makan Es Krim, Tunjukkan Gaya Bercfintanya

Perhatikan. Saat menikmati es krim, bagaimana cara pasangan Anda menghabiskan lelehan susu beku yang nikmat itu? Percaya atau tidak, cara laki-laki menikmati es krim menunjukkan gaya bercintanya. Hmmm…

Jika dia menjilati es krim dengan amat telaten, isa ditebak dia bukanlah tipe laki-laki spontan yang langsung mengatakan terus terang jika sedang ingin bercinta dengan Anda. Dia seorang yang loyal dengan posisi misionaris, mudah dibuat senang. Anda tak usah tampil repot dan melakukan banyak atraksi untuk memuaskannya.

Jika dia menggigit porsi besar es krim tidak menggunakan lidah, langsung menelannya begitu saja, bisa jadi dia bukanlah orang yang suka basa-basi. Suka akan kejutan-kejutan nakal yang mengabaikan rute yang lama

Bagaimana jika laki-laki itu makan es krim dalam satu raupan besar tanpa gigitan, apalagi jilatan? Seperti itu jugalah karakternya. Jika menginginkan sesuatu harus tercapai saat itu juga, tak ada kompromi. Laki-laki jenis ini seperti anak kecil yang butuh dimanja dan butuh perhatian. Bercinta sepanjang waktu menjadi salah satu kegemarannya. Wah…

Jika es krim dibiarkan meleleh di tangan, kemudian dia menjilatinya seperti kucing, pertanda dia amat menikmati seks. Foreplay akan dilakukan dengan benar. Kepuasan pasangan menempati prioritasnya yang utama. Mintalah gaya yang beda dengan biasanya, dengan senang hati dia akan menurutinya demi Anda.

9 Mitos Malam Pertama

Mitos Malam Pertama Malam pertama bagi pasangan suami istri adalah malam yang mendebarkan. Apalagi jika pernikahan melalui perjodohan dan tidak melalui tahap berpacaran. Beberapa pasangan muda mengaku canggung dan malu di malam pertama mereka.

Tetapi bagi pasangan lain, mengaku sulit bermesraan di malam pertama karena kelelahan setelah melalui proses pernikahan. Beberapa pasangan mengaku langsung tertidur tanpa bermesraan layaknya suami istri di malam pertama.

Dibawah ini, adalah beberapa mitos malam pertama yang banyak beredar di masyarakat:

Mitos 1 : Selalu menyakitkan.
Anggapan ini salah. Berhubungan seks pertama kali tidak selalu menyakitkan. Kekhawatiran banyak wanita di malam pertama adalah kuatir vagina mereka tidak bisa menampung penis yang berukuran besar ketika ereksi.

Rasa sakit ketika berhubungan biasanya terjadi karena secara seksual si wanita belum siap dan vagina masih terlalu kencang untuk menerima penetrasi. Solusi terbaik adalah dengan melakukan foreplay terlebih dahulu agar wanita menjadi rileks dan teransang sehingga vagina menjadi lebih bisa menerima penetrasi.

2. Mitos: Penentu Keberhasilan.
Malam Pertama dianggap sebagai penentu keberhasilan berhubungan seks di malam berikutnya. Seringkali kegagalan di malam pertama menyebabkan kekuatiran akan gagal di malam berikutnya.

Ejakulasi dini atau rasa sakit pada wanita akan terbayang di malam-malam berikutnya. Pengalaman buruk di malam pertama memang mempengaruhi perasaan saat akan melakukan hubunga seks lagi tetapi malam pertama bukanlah penentu keberhasilan hubungan seks di malam selanjutnya.

3. Mitos: Ejakulasi Dini selalu terjadi saat Malam Pertama.
Ejakulasi dini adalah masalah seksual pria yang tidak selalu terjadi di malam pertama. Ejakulasi dini terjadi jika gairah seks terlalu tinggi dan sulit di kontrol.

Beberapa orang beranggapan bahwa ejakulasi dini biasa terjadi di malam pertama tetapi malam pertama bukan penyebab terjadinya ejakulasi dini.

4. Mitos: Sehebat adegan film biru.
Banyak orang yang beranggapan bahwa berhubungan di malam pertama akan sehebat adegan di dalam film porno. Anggapan ini salah.

Bahkan tidak dianjurkan menjadikan adegan film porno sebagai acuan keberhasilan hubungan seks, sebab di film tersebut tidak runut dan banyak terjadi pemotongan-pemotongan gambar.

5. Mitos: Penis besar, istri puas.
Banyak orang beranggapan bahwa ukuran mempengaruhi kepuasan istri. Dan tidak sedikit suami yang khawatir di malam pertamanya ketika melihat ukuran penisnya yang kecil.

Fakta: Pada dasarnya bukan penis yang bisa memuaskan pasangan. Melainkan, kekerasan penis itu sendiri. Bila penis besar tetapi tidak bisa melakukan hubungan seks dengan baik, bukan tak mungkin justru ejakulasi dini terjadi.

6. Mitos: Selalu nikmat.
Banyak orang beranggapan bahwa seks itu nikmat sehingga saat malam pertama pasti akan dilewati dengan perasaan yang bahagia.

Fakta menyebutkan, tidak sedikit pasangan yang merasa kecewa di malam pertama mereka. Keindahan seks yang mereka bayangkan dikarenakan ketidak pahaman terhadap seksualitas secara benar.

7. Mitos: Darah perawan.
Darah perawan, adalah hal yang ditunggu-tunggu banyak pria di malam pertama mereka. Bila istri tidak mengeluarkan darah dianggap tidak perawan lagi. Mitos ini sangat menyesatkan. Keperawanan tidak ada hubungannya darah yang keluar. Mitos ini membuat banyak wanita menjadi khawatir di malam pertamanya. mereka takut tidak mengeluarkan darah dan takut dianggap tidak perawan lagi.

8. Mitos: Bisa Menyobek selaput dara adalah tanda keberhasilan.
Belum tentu selaput dara bisa sobek dimalam pertama. Menurut Nugroho, justru menyobek selaput dara saat malam pertama merupakan tanda terjadinya kegagalan respon seksual pada istri. Artinya, sebetulnya istri belum terangsang sempurna saat penetrasi terjadi.

9. Mitos: Harus minum obat kuat
Obatan dan ramuan untuk meningkatkan seksualitas tidak direkomendasikan jika tidak diperlukan. Jika di malam pertama, suami sudah menggunakan obat-obatan ini maka bisa dipastikan kalau secara psikologis dia belum siap melakukan hubungan seks di malam pertama.

5 Cara Berhubungan Seks Tanpa Penetrasi

Kepuasan seks tidak selalu berarti penetrasi. Melakukan penetrasi atau memasukkan penis ke dalam vagina hanyalah salah cara favorit meraih kesenangan dalam seks.

Bahkan bagian sebagian orang berusia muda, aktifitas seks tanpa penetrasi sudah biasa di lakukan misalnya sekedar ciuman, rabaan atau mungkin sampai tahap oral seks.

Untuk lebih detailnya simak penuturan Joel D Block, penulis buku The Secret of Better Sex.

Menurut Joel D Block, kepuasan seks bisa diperoleh dengan beberapa cara yaitu :

  1. Masturbasi Mutual. Pasangan suami istri saling merangsang dan saling bermasturbasi atau bisa juga dengan saling melihat pasangan bermasturbasi.

  2. Oral Seks. Banyak pria dan wanita yang sangat menyukai kegiatan yang satu ini. Walaupun terkadang seks oral dijadikan sebagai tahap foreplay sebelum melakukan penetrasi tetapi oleh Joel D Block, oral seks bisa dilakukan secara terpisah.

  3. Outercourse. Jenis aktifitas seks ini paling sering dilakukan oleh muda mudi yang masih dalam tahap berpacaran dimana pakaian luar bisa saja terlepas tetapi pakaian dalam tetap melekat di badan.

  4. Intermammary intercourse. Aktifitas seks ini banyak di lakukan oleh orang Eropa, dimana penis di letakkan di antara kedua payudara dan kemudian di gosokkan sampai terjadi klimaks.

  5. Femoral Intercourse. Mirip dengan Intermammary, pada aktifitas seks ini penis diletakkan di antara kedua paha pasangan kemudian di gosokkan tetapi tidak sampai terjadi penetrasi.

Nah, kelima alternatif ngeseks diatas bisa anda coba. Kegunaannya tentu banyak, anda bisa merasa menjadi lebih muda kembali dan aktifitas seks anda tidak terasa membosankan.

HAPPILY SINGLE

Kiat Menikmati Asyiknya Menjomblo

MENJADI single person di tengah teman-teman atau orang-orang yang sudah punya pasangan, terkadang bisa kurang menyenangkan. Terlebih bila harus menghadiri pesta atau sejenisnya. Yang ada justru keengganan untuk datang ke sana.

Bila sudah menjalankan sejumlah trick untuk menggaet kekasih baru atau menikmati kesendirian namun belum juga bisa, mungkin tips berikut bisa memberikan banyak ide. Paling tidak, Anda bisa merasakan bahagianya menjadi single person tanpa harus terburu-buru mencari tambatan hati.

Apa saja tipsnya? Berikut sebagian di antaranya yang tentu saja patut Anda coba. Nothing to lose kan?

1. Have Fun
Merencanakan merayakan atau menjalani sebuah aktivitas tentu saja tak ada salahnya untuk dicoba. Nikmati dan buat rencana tersebut menjadi kegiatan yang takkan terlupakan. Coba pula untuk lebih memperhatikan diri sendiri. Misalnya dengan mengunjungi salon kecantikan yang sebelumnya jarang kamu kunjungi. Cobalah untuk facial ataupun massage. Melakukan terapi juga bisa menentramkan pikiran kamu.

Mulai juga menghubungi teman-teman dan sahabat kamu yang selama ini teracuhkan atau hanya bisa bersay hello via telepon. Ajak bertemu untuk hanya sekedar makan bareng atau menonton film bagus. Buat acara singles party juga bisa kamu coba. Yang terpenting dari semuanya yakni nikmati dan bersenang-senanglah!

2. Party with the Star
Belakangan di Indonesia mulai banyak program yang memberikan kesempatan para fans untuk bisa bertemu dengan para idolanya. Bisa dengan makan bareng, ataupun menonton pertunjukkan konser tunggal mereka. Nah manfaatkan ajang ini. Buat sebuah moment yang takkan pernah bisa kamu lupakan sampai kapanpun.

Menghadiri konser dari bintang idola kamu sedikit-banyak bisa menghilangkan kepenatan hatimu. Di sana kau pun bisa bertemu orang-orang baru yang mungkin saja akan menjadi orang yang berperan penting dalam perjalanan hidup kamu. Yang pasti tentu saja harus membuka diri seluas-luasnya untuk menerima kehadiran orang lain.

3. Star by Loving Yourself
Mulailah untuk belajar mencintai diri sendiri. Langkah pertama yakni dengan menjadi sosok yang kamu inginkan. Mulailah berkonsentrasi untuk mencapai keinginan tersebut. Dan jika kamu selalu tidak suka dengan bentuk tubuh kamu, mulailah untuk melakukan diet sehat dan juga berolahraga tiga hari dalam sepekan.

Mulai juga untuk menjalani aktivitas sosial agar bertemu dengan banyak kalangan. Dengan memperhatikan diri dan membuka diri, tentu saja ini akan membuat optimisme kamu semakin tinggi untuk bisa sukses dalam berhubungan dikemudian hari. So star today!

4. Make New Friends
Being single means different things to everyone. Untuk beberapa orang, ini hanyalah sebuah waktu yang singkat, akan tetapi bagi banyak orang, ini adalah sebuah kesepian yang menimbulkan duka. Untuk menghilangkannya tentu saja inti dari poin-poin diatas juga mengajak untuk bisa mendapatan teman-teman baru.

Bila kamu terlalu malu untuk memulai pergaulan bukan tak mungkin bila kamu harus menghadiri sejumlah even yang memungkinkan kamu bertemu banyak orang sekaligus. Mulai pula merubah cara bergaul kamu lewat sebuah hubungan baru.

5. Banish Negative Thoughts!
Hal terakhir yang harus kamu lakukan yakni meminimalisir pikiran negatif. Jika pikiran negatif mulai datang yakinkan dirimu bahwa hal ini adalah pikiran buruk. Buatlah keputusan besar untuk membuang pikiran tersebut dan mencoba berpikir sesuatu yang lebih positif. Ini sangatlah mudah, seperti kamu memfokuskan betapa indahnya hari ini.

Ingatkan diri kamu bahwa banyak hal yang bagus yang kamu miliki. Dengan berpikiran negatif juga akan membuat kamu punya kebiasaan buruk dan juga depresi. Jadi mulailah menghargai diri sendiri dan jalani hal-hal positif dalam diri. Selamat mencoba! (19/01)

Perangkap Seks di Dunia Maya

Anda suka browsing di Internet? Kalau 'ya', Anda mungkin pernah chatting atau ber-cyber-love atau mungkin ber-cyber-sex dengan 'lawan main'; Anda. Atau barangkali Anda suka membuka situs-situs 'triple X' yang begitu 'memukau' dan membuat kadar testosteron Anda naik ke ubun-ubun?

Kalau cuma sesekali, barangkali masih normal. Namun, kalau Anda sudah kecanduan dan susah melupakan kebiasaan itu, Anda mesti waspada. Akibatnya bisa fatal, perilaku berubah, kinerja belajar, hubungan suami-istri amburadul, rumah tangga bisa hancur bahkan bercerai. Lho?!

Psikolog Amerika, Kimberley Young menyatakan, banyak perkawinan yang berumur 15, 20, atau 25 tahun dapat berakhir hanya karena tiga atau empat bulan cyber-affair, perselingkuhan siber.

Kehidupan modern memang membuat jangkauan pergaulan meluas, sementara energi sosialisasi kita terbatas. Untungnya, teknologi komunikasi mampu memberi pijakan baru dalam relasi ini. Salah satu di antaranya adalah internet, sebuah penemuan terbesar dalam abad ini. Saking kuatnya pijakan itu, internet menjadi bagian tidak terpisahkan dari evolusi sosialisasi manusia.

Namun, setiap perkembangan selalu memunculkan wajah buruknya, di samping manfaatnya. Wajah buruk itu terwakili oleh perselingkuhan siber dan kecanduan seks di internet. Memang, internet tidak saja memberikan informasi ilmu pengetahuan, tapi juga materi-materi pornografis. Maka, kalau ada orang bilang, manusia adalah binatang seks, wajar saja jika kemudian muncul fenomena kecanduan seks di Internet.

Internet memang bak rimba perawan nan menantang. Survai yang dilakukan psikolog David Greenfield awal tahun ini menunjukkan, 6% dari 18.000 responden kecanduan berselancar di Intenet. Angka ini jika diproyeksikan ke jumlah penduduk Amerika, akan menemukan angka yang fantastis: jutaan orang menemukan 'obat' baru!

Dalam pertemuan tahunan Asosiasi Psikolog Amerika Greenfield mengatakan, kecanduan internet memiliki kesamaan gejala dengan kecanduan obat bius. Laporannya menemukan, mereka yang kecanduan Internet menyatakan 'hampir selalu' kehilangan jejak waktu.

Memang dalam penelitian itu terungkap, 83% keasyikan berselancar. Lebih tegas lagi, 58% di antaranya ingin menghabiskan lebih banyak lagi waktu berselancar.

Hasil penelitian Greenfield juga menemukan bahwa profil orang yang kecanduan adalah lelaki dengan rentang usia antara 25 dan 55. Rata-rata mereka berpendidikan tinggi dan berpenghasilan tinggi. Sebuah survai lain yang dilakukan tahun lalu juga menemukan angka yang klop: 86% dari peselancar lelaki di Amerika tertarik terhadap online sex. Delapan persen di antaranya bahkan menghabiskan waktu 11 jam seminggu hanya untuk melongok situs-situs porno.

Persoalan komunikasi memang bisa menjadi penyebab orang lari ke cybersex. Biasanya ini menyerang lelaki. Kaum adam memang memiliki kekurangan dalam komunikasi verbal untuk mengemukakan perasaan mereka.

Untuk membedah kekurangan, perlu ditarik ke belakang, yakni dalam proses sosialisasi. Di sini lelaki memperoleh perlakuan yang berbeda dalam persoalan mengungkapkan perasaan. Contoh, anak lelaki yang jatuh terus kesakitan. Lingkungan akan bilang, "Udah, kamu 'kan lelaki. Masak gitu saja kesakitan." Padahal, dalam soal perasaan lelaki dan wanita sama saja.

Perbedaan mencolok lainnya, lelaki terangsang oleh stimulus visual atau pengamatan, sedangkan perempuan oleh stimulus pendengaran. Perempuan lebih suka dirayu daripada diperlihatkan sosok lelaki telanjang.

Selain itu, persoalan fisik juga berpengaruh terhadap rangsangan seksual. Wanita, jika kecapaian, dorongan seksualnya menurun. Berbeda dengan lelaki yang meski lelah seharian bekerja dia masih memiliki dorongan seksual. Ibarat argometer atau mesin diesel, dorongan seksual lelaki jalan terus. Nah, untuk menyalurkan dorongan itulah, situs seks yang 'on' terus 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu mungkin bisa menjadi semacam 'solusi'.

Survei: Remaja Indonesia Punya Pengalaman Seks Sejak Usia 16

Siapa nyana, ternyata sebagian besar remaja merasa tidak cukup nyaman curhat sama orang tuanya, terutama bertanya seputar masalah seks. Makanya, mereka lebih suka cari tahu sendiri melalui sesama teman ... dan menonton film porno dan mencari cerita-cerita seks di situs-situs porno di internet

Setidaknya, hasil itu menjadi salah satu kesimpulan yang mengemuka dalam paparan hasil penelitian Synovate Research tentang perilaku seksual remaja di 4 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan.

Survey ini mengambil 450 responden dari 4 kota itu dengan kisaran usia antara 15 sampai 24 tahun, kategori masyarakat umum dengan kelas sosial menengah keatas dan kebawah. Selain itu, juga diberikan pembagian terhadap para responden ini berdasarkan aktivitas seks yang aktif dan pasif.

Dari penelitian yang dilakukan sejak September 2004 itu, Synovate mengungkapkan bahwa sekitar 65% informasi tentang seks mereka dapatkan dari kawan dan juga 35% sisanya dari film porno. Ironisnya, hanya 5% dari responden remaja ini mendapatkan informasi tentang seks dari orang tuanya.

Para remaja ini juga mengaku tahu resiko terkena penyakit seksual (27%) sehingga harus menggunakan kontrasepsi (27%). Tapi, hanya 24% dari responden ini yang melakukan preventiv untuk mencegah penyakit AIDS menghinggapi mereka.

Pengalaman Berhubungan Seks Sejak Usia 16 Tahun

Dalam penelitian ini juga menarik untuk melihat pengalaman seksual remaja di 4 kota ini. Sebab, 44% responden mengaku mereka sudah pernah punya pengalaman seks di usia 16 sampai 18 tahun. Sementara 16% lainnya mengaku pengalaman seks itu sudah mereka dapat antara usia 13 sampai 15 tahun.

Selain itu, rumah menjadi tempat paling favorit (40%) untuk melakukan hubungan seks. Sisanya, mereka memilih hubungan seks di kos (26%) dan hotel (26%).

Uniknya, para responden ini sadar bahwa seharusnya mereka menunda hubungan seks sampai menikah (68%) dan mengerti bahwa hubungan seks pra nikah itu tidak sesuai dengan nilai dan agama mereka (80%). Tapi, mereka mengaku hubungan seks itu dilakukan tanpa rencana. Para responden pria justru 37% mengaku kalau mereka merencanakan hubungan seks dengan pasangannya. Sementara, 39% responden perempuan mengaku dibujuk melakukan hubungan seks oleh pasangannya.

Karenanya, ketika ditanya bagaimana perasaan para responden setelah melakukan hubungan seks pra nikah itu, 47% responden perempuan merasa menyesal karena takut hamil, berdosa, hilang keperawanan dan takut ketahuan orang tua.

"Mereka juga tahu bahwa ada beberapa jenis penyakit yang ditularkan dari hubungan seksual. Misalnya 93% tahu tentang AIDS dan 34% tahu Sipilis. Kalau tentang AIDS, mereka 82% tahu dari televisi, 20% dari internet dan hanya 10% yang tahu dari orang tuanya," kata camita Wardhana, Project Director Synovate yang mempresentasikan hasil penelitian ini.

Perlu informasi lebih lengkap

Meskipun hasil penelitian ini bukan hal yang baru bagi masyarakat saat ini, tetap saja perlu hati-hati menyikapinya agar tidak menjadi salah persepsi. Adrianus Tanjung, Kepala Divisi Komunikasi Informasi, Edukasi dan Advokasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) melihat, meskipun hasil penelitian ini memberikan gambaran rata-rata pada perilaku remaja kita saat ini, ada beberapa faktor yang bisa saja bias.

"Seperti pembagian remaja yang aktif dan pasif secara seksual dalam penelitian ini, masih bisa diperdebatkan. Misalnya, apakah jika remaja yang pernah sekali melakukan hubungan seksual tapi lalu tidak melakukannya lagi, itu tetap dalam kategori aktif secara seksual?"

Namun, ia melihat bahwa hasil penelitian ini memberikan kecenderungan yang makin menguat bahwa para remaja ini membutuhkan tempat yang nyaman untuk mencurahkan perasaan atau bertanya seputar seks.

"Mereka sulit tanya ke orangtua karena bisa aja orangtua nggak tahu .Selain itu, mungkin juga mereka membutuhkan tempat yang didesain nyaman supaya mereka mau datang ke konseling seks," tambah Tanjung.

Sebab itu, PKBI yang juga pernah mendapatkan hasil serupa dari penelitian sejenis beberapa waktu lalu ini, menurut Tanjung, akan mencoba memberikan konseling lebih detil tentang alat-alat reproduksi kepada remaja. Caranya dengan masuk ke sekolah-sekolah melalui kegiatan ekstra kulikuler seperti Pramuka.

"Ini penting agar mereka mengerti organ reproduksi mereka sendiri, mulai dari pembuahan sampai hamil dan melahirkan. Dengan begitu, mereka akan lebih dapat menjaga diri sendiri, tahu resiko-resikonya, meskipun tidak selalu dalam pantauan orangtua," demikian Andrianus Tanjung. (Lily Bertha Kartika)

sumber: Kompas Cyber Media, Jumat, 28 Januari 2005

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...